Apa Sebenarnya Yang Dimaksud Virtual Training?

Semakin berkembangnya wabah virus Corona di seluruh dunia, membuat banyak negara melakukan Lockdown. Sedikit berbeda dengan di Indonesia, yaitu memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Semua ini dilakukan agar penyebaran virus Corona dapat dihentikan.

Kondisi tersebut membuat seluruh aktivitas mengalami perubahan yang signifikan, salah satunya adalah proses bekerja, yang sebagian besar dijalankan di rumah atau Work From Home (WFH). Teknologilah yang muncul kepermukaan sebagai solusi agar semua dapat terhubung meskipun terpisah oleh jarak.

Setiap perusahaan tetap membutuhkan pelatihan atau training bagi karyawannya, walaupun sedang bekerja di rumah. Maka itu semakin banyak bermunculan yang namanya Virtual Training.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Virtual Training? Virtual Training adalah sebuah proses pelatihan menggunakan teknologi video conferenceberbasis internet secara jarak jauh melalui komputer/laptop maupun handphone saat pembelajaran berlangsung.

Proses virtual training ini tentu ada beberapa penyesuaian terkait pada saat pembelajarannya. Biasanya training berlangsung selama 8 jam/hari, dengan pelatihan secara virtual hanya bisa maksimal 4 jam saja. Hal ini dilakukan agar proses pembelajaran tetap efektif dan konsentrasi peserta training tetap terjaga.

Interaksi dapat dilakukan antara peserta dengan trainer/fasilitatornya, dimana games yang dibuat bisa dilakukan secara virtual. Sehingga keseruan dan suasana virtual training dalam keadaan kondusif. Kondisi ini membuat trainer/fasilitator dituntut harus lebih kreatif dalam menciptakan kelas hidup meskipun secara virtual dan memantau kondisi peserta untuk tetap fokus dan mendapatkan pengetahuan yang dibutuhkannya.

 

Oleh: Trias Kemiray – Fasilitator MDI Tack

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *