Tahukah Anda Sebagian perusahaan justru merekrut dan mempekerjakan orang-orang dengan kecerdasan emosional (EI) yang tinggi daripada IQ yang tinggi. Kecerdasan emosional sendiri bisa diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam memahami, mengelola dan mengontrol emosinya baik dalam kehidupan pekerjaan atau sehari – hari. Seseorang yang memiliki EI yang baik akan mampu mengelola amarahnya.

Menurut buku yang ditulis Daniel Goleman yang berjudul “Emotional Intelligence: Why It Can Be Matter More Than IQ” ditulis bahwa kecerdasan emosional menyumbang sebesar 80% dalam keberhasilan seseorang sedangkan sebanyak 20% ditentukan oleh IQ. Dalam bukunya tersebut juga dituliskan rendahnya EI bisa menghambat perkembangan intelektual dan menurunnya karir. Read more

Menjadi Leader Yang Akuntabel

Rekan-rekan, pernah mendengar istilah akuntabel? Apa yang dimaksud dengan pemimpin yang akuntabel?

Bagi saya, akuntabel memiliki arti tanggung gugat. Ini berarti bahwa Anda memiliki tekad untuk mengakui komitmen dan janji yang telah Anda buat. Itu berarti Anda tidak memiliki alasan untuk lepas dari tindakan yang Anda buat. Sebab sebagai pemimpin harus bisa bertanggung jawab terhadap apa yang dipimpin dan mempertanggungjawabkan kepemimpinannya tersebut.

Menjadi pemimpin yang akuntabel bukanlah tugas yang mudah. Namun bukan artinya tidak mungkin. Karenanya penting untuk menjadi agen perubahan, untuk membawa nilai nyata bagi organisasi Anda dan orang-orang di tim Anda.

Dalam kesempatan training, saya banyak berjumpa dengan para pemimpin yang berbeda di semua tingkatan, di banyak industri yang berbeda. Dan salah satu momen yang luar biasa adalah ketika saya terkena musibah covid 19, pemimpin itu tidak lantas lari dan menghindari saya. Justru sebaliknya, ketika itu dia datang dan mendekat, sambil menenangkan saya.

“Kalau tadi masnya kasih motivasi, sekarang giliran saya yang kasih motivasi ke Anda. Sebab jangan sampai Anda malah menyalahkan diri atas situasi yang terjadi.” Ucap pak Pri, salah satu General Manager di sebuah perusahaan tambang emas.

Tentu hati saya langsung menjadi tenang, karena di situasi seperti itu dia justru tidak menjauh atau bahkan mengucilkan. Tapi bahkan menyempatkan diri untuk memberikan ketenangan kepada saya. Terlihat sekali kematangan dia.

Nah, untuk menjadi pemimpin yang dianggap memiliki akuntabilitas, tentu memerlukan keterampilan khusus:

Tetapkan Tujuan dan Target yang Jelas

Memiliki tujuan yang tidak jelas, target yang tidak jelas, adalah cara yang pasti untuk menciptakan kebingungan dan frustrasi di antara tim Anda. Bagaimana bisa Anda memiliki akuntabilitas kepemimpinan jika Anda tidak tahu apa yang perlu Anda pertanggungjawabkan. Jika Anda ingin anggota tim Anda berhasil, maka Anda harus menetapkan tujuan dan target yang jelas. Sasaran yang jelas dapat diukur dan bermakna, serta memberikan visi yang jelas untuk tim Anda.

Oleh sebab itu, penting juga pemimpin untuk menerapkan metode SMART dalam menentukan tujuan. Dan sebenarnya metode ini bukanlah hal baru, tetapi bukan berarti tidak berharga. Namun, untuk bisa menggunakannya perlu untuk meluangkan waktu. Untuk melihat bahwa tujuan yang telah Anda berikan kepada tim Anda adalah Spesifik, Terukur, Dapat di capai, Realistis, dan Terikat Waktu. Jika tidak, maka inilah saatnya untuk kembali dan bekerja untuk membuatnya transparan.

Fokus pada Keadaan Masa Depan

Kemana kita akan pergi? Bagaimana kita akan sampai di sana? Langkah spesifik apa yang perlu kita ambil untuk pergi dari titik A ke titik B? Apakah ada hambatan yang menghalangi? Kalau ada bagaimana kita akan melewatinya? Seorang pemimpin yang akuntabel harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, yang menyangkut keadaan masa depan. Sayangnya hal ini kadang-kadang malah langka. Tidak terjadi. Kenapa? Karena banyak pemimpin lebih sibuk untuk mengerjakan yang perintilan, alias tugas yang harusnya di pegang oleh anggota tim, tapi masih di tangani olehnya.

Sementara perlu di ingat bahwa pemimpin itu yang akuntabel adalah mereka yang dapat mengambil visi dan menjadikannya sebuah kemungkinan. Bukan hanya sekedar membuat dan berakhir di atas kertas tanpa pernah terbukti. Pemimpin yang akuntabel akan melakukan upaya dengan memecah langkah-langkah yang lebih besar menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan lebih mudah di kelola. Mereka kemudian mengatur langkah-langkah yang lebih kecil ini. Makanya, seringkali kami dari tim fasilitator MDI selalu mengingatkan pentingnya POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling).

Mintalah Bantuan Saat Anda Perlu

Meskipun pemimpin yang bertanggung jawab rajin menciptakan keadaan masa depan yang jelas, masalah akan tetap muncul di sepanjang jalan. Akan selalu ada. Entah itu dari lingkungan, bahkan bisa juga dari anggota tim itu sendiri. Ada yang semangatnya turun sehingga mempengaruhi performa. Apalagi dengan kondisi Covid seperti sekarang ini, banyak sesuatu yang awalnya di rencanakan bisa berubah. Namun, pengalaman saya bertemu dengan para pemimpin (diberbagai kesempatan pelatihan karyawan maupun dalam program pengembangan SDM baik di sesi virtual learning maupun online training) yang akuntabel telah mengajari saya bahwa mereka tidak mudah jatuh dan menyerah begitu saja. Sebaliknya mereka mencari dukungan-bantuan.

Berikan Umpan Balik yang Jujur dan Konstruktif

Akhirnya, seorang pemimpin yang akuntabel akan tetap hadir memberikan dukungan dan bersedia mempertanggung jawabkan bila ada anggota tim yang melakukan kesalahan saat melakukan pekerjaannya. Namun, cara terbaik seorang pemimpin ketika terjadi kesalahan itu adalah dia tetap berusaha mencari akar masalah, kemudian memberikan umpan balik yang jujur ​​dan konstruktif. Umpan balik memungkinkan tim untuk mengetahui bagaimana kinerja mereka, belajar, tumbuh dan mencapai hasil. Nah, umpan balik yang konstruktif membawa anggota tim Anda ke tingkat berikutnya. Dan bila ini berhasil maka sebenarnya Anda sudah menjadi leader create leaders.

Oleh: Arif Hidayat – Fasilitator MDI Tack

Leader

Sepanjang perjalanan hidup, kita terkadang berhadapan dengan sejumlah leader yang hebat. Siapa sih yang tidak ingin menjadi leader yang hebat? Menjadi seorang leader tidaklah mudah, tentunya ada banyak leadership skill yang harus di pelajari dan dikuasai kemudian di terapkan. Seorang leader sangat di butuhkan dalam sebuah tim, karena seorang leader memiliki peran yang sangat penting dan menjadi sosok figur yang akan membantu tim mencapai kesuksesan.

Semakin hebat pemimpinnya, akan semakin baik hasil kerja timnya. Mengapa demikian? Karena leader yang hebat mampu mendorong semangat dan tidak akan pernah kehabisan cara untuk memberikan motivasi kepada timnya. Dari motivasi tersebutlah tim merasa mendapat dukungan penuh dan akan memaksimalkan pekerjaannya.

Apalagi di era digital dan pandemi seperti ini, leader dituntut untuk semakin agile. Leader yang hebat pasti akan berlomba-lomba untuk memaksimalkan dirinya dengan banyak kemampuan agar timnya dapat maksimal juga. Lalu, apa saja leadership skill paling utama yang perlu dikuasai oleh seorang leader agar menjadi leader yang hebat dan ideal? Berikut 7 leadership skill yang perlu di kuasai, di antaranya :

Memiliki Kepribadian Yang Baik : Memberi Teladan dan Rendah Hati

Leader yang hebat harus memiliki kepribadian yang baik agar menjadi contoh bagi anggota timnya. Memberikan teladan yang baik dan menunjukkan sikap rendah hati juga akan membuat seorang leader di hormati bahkam di senangi. Dengan begitu, hubungan leader dengan anggota tim akan semakin erat dan saling melengkapi satu sama lain. Sehingga mempermudah tercapainya visi perusahaan.

Memiliki Kemampuan Berkomunikasi

Sebagai seorang leader, Anda harus mampu menjelaskan secara singkat dan jelas kepada anggota tim mulai dari visi perusahaan, pekerjaan dan sebagainya. Leader yang hebat tidak akan ragu untuk menyuarakan ide-ide dan arahannya. Kemampuan berkomunikasi ini sangatlah penting untuk membantu mencapai visi perusahaan. Karena, jika seorang leader tidak mampu berkomunikasi dengan baik kepada anggota timnya, tim akan hilang rasa percaya bahkan visi akan sulit untuk dicapai.

Mampu Memimpin Tim

Jika sebuah tim di pimpin oleh leader yang biasa-biasa saja, kekuatan tim tersebut juga akan mudah melemah. Begitu pun sebaliknya. Leader yang hebat tahu bagaimana ia mengarahkan dan membawa timnya tetap pada jalur yang seharusnya.

Menjadi Pendengar Yang Baik & Solutif

Mau mendengarkan dengan baik permasalahan anggota timnya akan menjadi nilai plus bagi seorang leader. Anggota tim akan terbuka dengan apa yang sedang di alami dan merasa bahwa mereka di hargai dan di akui. Leader juga harus memiliki segudang solusi atas permasalahan yang di alami timnya atau perusahaan. Jadi tidak hanya semata-mata menjadi pendengar tetapi juga membantu memberikan solusi. 

Memotivasi

Leader yang hebat tidak memimpin dengan memerintah anggota timnya tetapi memberikan sebuah motivasi terhadap pekerjaan timnya sehingga mereka akan lebih bekerja keras dan menghasilkan hasil yang maksimal untuk perusahaan. Leader bisa membangun harga diri tim lewat pengakuan dan penghargaan atau memberi tanggung jawab untuk menambah prestasi perusahaan.  

Memiliki Pemikiran Strategis

Menurut visecoach, mereka yang memiliki pikiran strategis akan dipandang sebagai sosok penuh bakat dan keahlian. Leader yang memiliki pemikiran strategis berarti memiliki pemikiran yang terbuka sehingga, lebih tahu rencana dan bagaimana menghadapi situasi yang kemungkinan akan terjadi di masa depan.

Delegasi Efektif

Leader yang hebat pastinya memiliki tugas yang tidak sedikit. Leader harus memiliki kemampuan delegasi untuk membantunya menyelesaikan tugas tersebut. Selain mampu membantu menyelesaikan tugas, delegasi juga bermanfaat bagi anggota tim untuk meningkatkan kemampuan, rasa tanggung jawab dan manajemen waktu.

Menjadi leader yang hebat memanglah tidak mudah, tetapi bukan berarti Anda tidak bisa. Poin di atas adalah beberapa leadership skill utama yang harus di kuasai, Anda sudah menguasai beberapa leadership skill di atas? Yuk asah terus kemampuan memimpin Anda bersama MDI Training agar menjadi leader yang hebat dan di idamkan.

GILA KERJA WASPADAI GEJALA SINDROM OVER ACHIEVERS

Sahabat MDI, Kali ini kita akan membahas tentang salah satu “sindrom” yang bisa mengintai para penggila kerja. Pada saat kita bertanya untuk apa kita bekerja, tentu tidak sedikit yang mengatakan untuk memenuhi kebutuhan. Baik itu sandang, pangan dan papan. Tidak jarang, bagi beberapa orang melakukan aktivitas bekerja secara berlebihan, dimana ia bekerja terlalu keras dan di anggap gila kerja.

Bukan hal yang salah, namun bila di lakukan dalam waktu atau durasi yang cukup lama, tentu akan menimbulkan efek negatif. Dan  inilah yang di namakan “over-achievers”.

Untuk itu, jika Anda termasuk pekerja keras dan suka terhadap tantangan dalam bekerja, Anda juga perlu mewaspadai tanda – tanda sindrom “over-achievers”, di antaranya: Read more

3 Skill Yang Bisa Dipelajari Secara Online Dan Bisa Membantumu Di Dunia Kerja

Persaingan skill dunia kerja semakin hari semakin meningkat, apalagi semenjak pandemi Corona membuat banyak perusahaan gulung tikar.

Read more

Apakah penting meningkatkan Adaptasi Pembelajaran Karyawan? Berapa banyak Anda memiliki karyawan yang sudah bertahan di organisasi Anda lebih dari 5 tahun?

Beberapa faktor yang akan di bahas ini bisa membantu organisasi dalam mengidentifikasikan mengapa saat ini angka turnover karyawan meningkat, tingkat produktivitas karyawan menurun, dll.

Adanya generasi baru dan kecepatan perubahan telah menciptakan kesenjangan antara kebutuhan pembelajaran karyawan dan kemampuan organisasi. Sekarang ini, pengetahuan bisa kita dapatkan dengan mudahnya, bahkan apapun informasi bisa kita dapatkan dengan cepat. Read more

Pernahkah kamu merasa ikut pelatihan virtual dan terhambat dengan beberapa kendala? Apakah benar pelatihan virtual tidak bisa seefektif pelatihan tatap muka? Read more

Siapa yang masih meragukan pelatihan online? Masih banyak yang mempertanyakan mengenai seberapa efektif pelatihan online. Padahal bisa kita sadari tanpa adanya pandemi ini kita akan tetap melakukan segala interaksi melalui online, karena dapat di lihat dunia digital semakin berkembang.

Tidak di pungkiri memang ada beberapa kendala yang bisa terjadi saat kita melakukan pelatihan online. Entah gangguan dari sinyal, lingkungan, dll. Tapi semakin kesini kita juga di haruskan untuk bisa memanfaatkan teknologi dan berkomunikasi secara online kan? Read more

Memiliki karir yang baik di perusahaan, tentu merupakan idaman bagi setiap kita yang bekerja, apalagi jika kita bisa meningkatkan karir dengan baik. Sebab karir yang baik akan berpengaruh pada banyak hal, mulai dari besarnya gaji, fasilitas yang bisa di nikmati, bahkan juga reputasi.

Kesadaran akan meningkatkan karir dengan cepat agaknya masih belum di miliki banyak dari kita. Bahkan tidak sedikit yang merasa cukup dengan posisi dan pendapatan yang ada sekarang ini. Akibatnya, pemikiran seperti ini terbawa cukup lama sampai kita merasa hidup dan karir masih begini-begini saja.

Namun, tahukah bahwa untuk bisa meningkatkan karir seperti yang kita inginkan bukanlah sesuatu yang mustahil. Semua bisa Anda dapatkan jika Anda mau memberikan lebih untuk bisa mengembangkan diri Anda. Read more

Video Learning Metode Pembelajaran untuk Generasi Digital

Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Media video adalah media yang menyajikan informasi dalam bentuk suara dan visual. Artikel ini di awali dengan pengertian mengenai video dan media, karena kita akan membahas mengenai video learning.

Read more