3 Mitos Training Online Yang Tidak Perlu Dipercaya

Tidak sedikit orang beranggapan bahwa training online hanya “cara cepat” sekadar mengisi waktu, dan buang-buang anggaran. Terlepas dari manfaat dan kelebihan training online, tapi harus diakui bahwa beberapa perusahaan masih enggan mencobanya hanya karena asumsi negatif tersebut.

Seperti Anda ketahui bahwa model pembelajaran konvensional (tatap muka) atau dikenal dengan training offline, masih lebih familiar di benak banyak orang. Hal itu sulit dibantah, mengingat kegiatan transfer knowledge ini biasa menggunakan metode yang sama.

Namun, seiring berkembangnya teknologi dan meluasnya kebutuhan bagi pengembangan karyawan, tidak sedikit lembaga yang berlomba-lomba mengembangkan sistem online training dengan kualitas setara training offline.

Jadi jika hal ini terjadi, harusnya sudah banyak orang mulai aware dengan mitos atau stereotype negatif tentang training online. Sehingga mitos tentang training online ini bisa dihindari. Misalnya:

Pelatihan online minim kualitas

Sistem training online memang mengedepankan self learning dan menuntut time management yang baik dari mahasiswanya. Untuk itu, sebelum menentukan pelatihan karyawan, ada baiknya perusahaan memilih vendor training yang teap. Karena disinilah yang menjadi pondasi awal bagi kualitas yang diinginkan.

Ketika vedor training yang dipilih tepat, maka persentase kualitas pun akan semakin tinggi. Karena vendor training tidak hanya memberikan training satu arah saja. Tapi dengan metode training online,  MDI Tack akan menyediakan forum diskusi terbuka dan personal antara peserta training dan fasilitator.

Bahkan, fasilitator pun akan menggiring setiap peserta untuk bisa berdiskusi langsung dengan fasilitator ataupun melalui live chat, sehigga feedback lebih cepat, bahkan real time.

Hasil training tidak terukur

Dalam pelatihan online, MDI Tack selalu mengedepankan hasil. Untuk itu, kami memberikan berbagai jenis tugas bahkan juga tes pemahaman, baik di awal maupun di akhir pertemuan. Hal ini memiliki tenggat waktu tersendiri sehingga peserta training online bisa diketahui tingkat pemahamannya.

Meski begitu, untuk bisa mendapatkan ukuran yang pas dan sesuai dengan keinginan, tentu saja online training perlu dukungan dari pihak internal. Karena tanpa adanya dukungan yang baik, hasil training cenderung sulit untuk bisa sesuai dengan keinginan.

Kekhawatiran terkait koneksi internet

Harus diakui bahwa koneksi internet masih menjadi momok menakutkan bagi persahaan. Untuk itu, ada baiknya dalam memilih vendor training, penting juga untuk Anda bisa melihat seberapa sering vendor training tersebut mereka membuka pelatihan online. Semakin berpengalaman, kian mantap pula sistem yang dimiliki.

Misalnya, MDI Tack sendiri bukan hanya faktor seringnya pelatihan online yang dilakukan. Bahkan dalam waktu yang bersamaan, MDI Tack pernah melakukan program parallel. Selain itu, masih ditambah dengan program lain yang ternyata berjalan di waktu yang sama.

Lalu apa yang terjadi? Tentu saja semuanya berjalan lancar. Bahkan kami menyediakan fasilitas untuk setiap fasilitator di tempat dan di ruangan yang berbeda.

Selain itu, jika Anda masih khawatir akan program training online, dan bisa mencoba untuk mencari referensi dari klien yang sudah pernah merasakannya. Bahkan jika memungkinkan, Anda bisa mencoba cobalah akses situs dan juga social media MDI Tack untuk mencoba mendapatkan review secara langsung. Atau Anda juga bisa mengikuti public course yang biasa diadakan oleh MDI Tack.

Jadi, jangan masa pandemic ini berlalu semakin lama tanpa adanya peningkatan kualitas karyawan Anda. Jangan pula membiarkan diri dalam kesibukan aktivitas harian, lalu menjadikannya sebagai alasan dan penghalang untuk mendapatkan pengembangan SDM.

Selain itu, jika Anda masih khawatir dengan pelatihan online, Anda juga bisa juga untuk mencoba metode lainnya: blended learning, video learning. Baik untuk program pelatihan karyawan, pelatihan penjualan, pelatihan kepemimpinan.

Nah itulah 3 mitos training online yang tidak perlu dipercaya. Jadi khawatir lagi ya. Dan kira-kira, kapan Anda berani ambil keputusan untuk Training bersama MDI Tack?

 

Oleh: Arif Hidayat – Fasilitator MDI Tack

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *