4 Fase Membentuk Tim

4 fase membentuk tim

Tim yang solid adalah dambaan semua pihak. Namun untuk mencapainya membutuhkan tahapan yang tidak mudah. Karena di dalamnya terdiri dari berbagai macam karakter orang yang tidak sama. Hal ini memberikan arti bahwa membangun sebuah tim sama saja menyatukan keberagaman yang sebenarnya mustahil. Ibarat menyatukan perbedaan yang pasti mustahil dilakukan karena sama seperti menggabungkan antara putih dan hitam. Faktanya kita diciptakan begitu rupa sehingga menjadi warna tersendiri bagi sebuah bangsa.

Membentuk sebuah tim bukan berarti harus melebur menjadi satu warna. Ibarat orkestra musik menghasilkan perpaduan suara yang indah. Maka biarlah dalam sebuah team ada begitu banyak warna yang bisa selaras menghasilkan nilai nilai potensial.

Salah satu fase membentuk tim adalah sebagai berikut:

4 fase membentuk tim

Tahap forming (proses pembentukan)

Tahap ini dimulai dengan masing-masing individu saling memperkenalkan diri supaya mengurangi kekakuan dan formalitas. Dari sini dibutuhkan sebuah kolaborasi dan saling terbuka agar lebih mendekatkan diri mengenali setiap karakter.

Baca: Pemimpin yang berkolaborasi

4 fase membentuk tim

Tahap storming (proses penyatuan)

Tahap ini biasanya dimulai dengan adanya benturan, semisal terjadi perbedaan pendapat, tekanan dalam kerjaan, serta segala masalah pribadi yang memunculkan konflik di dalam pekerjaan. Menariknya dari sini adalah bagaimana komunikasi mulai berjalan walaupun belum merasakan gairah semangat membangun sebuah team. Tahap inipun akan begitu banyak menguras energi karena selisih paham tadi.

4 fase membentuk tim

Tahap norming (proses kesepakatan dan aturan)

Tahap setiap individu sudah memahami situasi dan perannya dalam kelompok. Begitu pun dalam gerak dinamika setiap langkah individu sudah mulai seiring sejalan. Individu di dalamnya pun juga sudah mengetahui kekurangan maupun kelebihannya. Sehingga tahap ini setiap individu saling melengkapi.

4 fase membentuk tim

Tahap performing

Tahap ini setiap individu saling menghayati peran dan fungsinya dan berkembang lewat dinamika kelompok selama ini. Tahap ini memberikan kontribusi besar terhadap hasil yang dicapai. Karena kerjasama yang terbangun didasari oleh semangat tolong menolong.

Kiranya ini menarik untuk diperhatikan dan dipelajari sebagai langkah menuju pada pembentukan tim yang solid. Pada prinsipnya keberanian untuk berinteraksi dan mengkomunikasikan setiap perbedaan adalah bagian dari awareness untuk berkembang.


MDI News No. 202/XX/Juni 2014

Untuk informasi dan jadwal training leadership lebih lanjut silahkan hubungi kami di nomor 021-668 1571
atau 021-668 1572 atau kirimkan email ke training@mditack.co.id