Quiet Firing mungkin terdengar seperti istilah baru, tetapi praktiknya sudah lama terjadi di banyak perusahaan. Istilah ini mencuat sebagai kebalikan dari quiet quitting. Namun, dampaknya jauh lebih merusak bagi karyawan.

apa itu quiet firing?

Secara sederhana, Quiet Firing adalah serangkaian tindakan subtil atau pasif-agresif yang manajer atau perusahaan lakukan. Mereka secara aktif menciptakan lingkungan kerja yang tidak mendukung, tidak nyaman, dan membuat frustrasi. Perusahaan berharap karyawan tersebut akhirnya merasa sangat tidak betah sehingga mereka mengambil keputusan untuk mengundurkan diri.

Ini adalah strategi “PHK diam-diam”. Perusahaan tidak pernah mengeluarkan surat peringatan. Manajer tidak pernah menyatakan secara langsung bahwa kinerja Anda buruk. Mereka hanya membuat Anda merasa tidak diinginkan, tidak kompeten, atau terabaikan, sampai Anda menyerah.

Mengapa Perusahaan Melakukan Quiet Firing?

Anda mungkin bertanya,a mengapa perusahaan memilih cara yang tidak etis ini? Jwabannya sering kali kompleks, namun hampir selalu berakar pada manajemen yang buruk.

1. Menghindari Konfrontasi

Manajer yang lemah menghindari percakapan yang sulit. Mereka tidak memiliki keberanian atau keterampilan untuk memberikan umpan balik negatif secara konstruktif. Daripada mengelola kinerja, mereka memilih jalan “usiran halus” yang pasif.

2. Menghemat Biaya

PHK resmi, terutama di Indonesia, membutuhkan proses legal dan biaya pesangon. Jika karyawan resign “secara sukarela”, perusahaan terbebas dari kewajiban finansial tersebut. Ini adalah kalkulasi bisnis yang dingin dan merugikan karyawan.

3. Dokumentasi yang Buruk

Terkadang, manajer merasa seorang karyawan berkinerja buruk tetapi mereka tidak memiliki catatan atau bukti yang cukup untuk membenarkan pemecatan. Mereka takut kalah jika karyawan tersebut menuntut secara hukum.

4. Kepemimpinan yang Gagal

Inti dari quiet firing adalah kegagalan kepemimpinan. Manajer gagal memimpin, gagal membina, dan gagal berkomunikasi. Mereka menggunakan kekuasaan mereka secara tidak langsung untuk menyingkirkan orang, alih-alih membangun mereka.

Baca juga: Adversity Quotient Adalah: Pengertian, Dimensinya, dan Faktor Yang Mempengaruhi

10 Tanda-Tanda Nyata Anda Mengalami Quiet Firing

Quiet Firing bekerja karena sifatnya yang subtil. Korbannya sering merasa bingung dan menyalahkan diri sendiri. Waspadai tanda-tanda ini—jika beberapa terjadi bersamaan, Anda mungkin sedang mengalaminya.

  1. Atasan Berhenti Memberi Umpan Balik: Manajer Anda tidak lagi membahas kinerja Anda. Sesi one-on-one selalu batal atau menjadi sangat singkat dan dangkal.
  2. Anda Mendapat Proyek Remeh: Dulu Anda memegang proyek penting. Sekarang, atasan memberi Anda tugas-tugas administratif atau pekerjaan yang jauh di bawah level keahlian Anda.
  3. Pekerjaan Anda Tidak Diapresiasi: Anda menyelesaikan tugas besar, tetapi tidak ada yang mengakui pencapaian Anda. Ide-ide Anda diabaikan dalam rapat.
  4. Kenaikan Gaji atau Promosi Mandek: Rekan kerja lain mendapat promosi, tetapi Anda terlewatkan tanpa penjelasan yang logis. Gaji Anda stagnan selama bertahun-tahun.
  5. Anda Terisolasi dari Informasi: Anda tidak lagi diundang ke rapat-rapat penting yang sebelumnya Anda hadiri. Anda menjadi orang terakhir yang tahu tentang perubahan besar di tim atau perusahaan.
  6. Manajer Menghindari Kontak Mata: Bahasa tubuh sangat kuat. Manajer Anda secara aktif menghindari interaksi personal dengan Anda.
  7. Peluang Pengembangan Hilang: Perusahaan menawarkan pelatihan atau seminar, tetapi Anda tidak pernah mendapat tawaran itu. Atasan menolak permintaan Anda untuk belajar hal baru.
  8. Target yang Mustahil Ditetapkan: Ini adalah kebalikannya. Atasan memberi Anda target yang tidak realistis tanpa sumber daya yang cukup, seolah-olah sengaja “menjebak” Anda agar gagal.
  9. Beban Kerja Berkurang Drastis: Tiba-tiba Anda memiliki sangat sedikit pekerjaan. Perusahaan mendistribusikan tanggung jawab Anda kepada orang lain tanpa diskusi.
  10. Anda Merasa “Tidak Terlihat”: Secara intuitif, Anda merasa kehadiran Anda tidak lagi penting. Tim berfungsi seolah-olah Anda tidak ada di sana.

Dampak Mengerikan Quiet Firing bagi Karyawan

Korban Quiet Firing sering kali mengalami dampak psikologis dan profesional yang serius.

  1. Menghancurkan Kesehatan Mental: Karyawan mulai meragukan nilai dan kemampuan mereka sendiri. Mereka mengalami stres kronis, kecemasan, dan depresi. Rasa “bingung” terus-menerus ini sangat menguras energi.
  2. Merusak Momentum Karier: Waktu yang dihabiskan dalam situasi limbo ini adalah waktu yang terbuang. Karyawan kehilangan kesempatan untuk membangun portofolio. Karier mereka mandek sementara rekan-rekan mereka terus maju.
  3. Mempersulit Pencarian Kerja Baru: Ketika akhirnya mencari pekerjaan lain, karyawan tersebut merasa insecure. Mereka kesulitan menjelaskan mengapa mereka tidak mendapat proyek besar atau promosi di pekerjaan sebelumnya.
  4. Kerugian Finansial: Tanpa kenaikan gaji dan bonus, kondisi finansial memburuk. Karyawan terpaksa menerima pekerjaan baru dengan terburu-buru, terkadang dengan gaji yang lebih rendah.

Quiet Firing adalah praktik manajemen pengecut yang menciptakan budaya kerja beracun. Jika Anda merasa mengalaminya, segera dokumentasikan segalanya, bicaralah dengan HR (meski hasilnya mungkin terbatas), dan mulailah secara aktif mencari peluang baru di tempat yang lebih menghargai Anda.


Hentikan Quiet Firing. Bangun Budaya Kepemimpinan yang Positif Bersama MDI.

Quiet Firing adalah gejala manajemen yang tidak efektif. Perusahaan yang kuat membangun pemimpin yang berani menghadapi tantangan, berkomunikasi secara transparan, dan mengembangkan potensi timnya, bukan menyisihkannya.

MDI siap membantu Anda mengubah praktik manajemen lama. Kami menyediakan pelatihan kepemimpinan komprehensif yang membekali manajer Anda dengan keterampilan komunikasi, feedback konstruktif, dan strategi pengembangan karyawan yang etis dan produktif.

Jangan biarkan quiet firing merusak reputasi dan talenta perusahaan Anda. Investasikan pada kepemimpinan yang memberdayakan, bukan yang meremehkan.

Jika Anda tertarik untuk meningkatkan skill dalam diri Anda atau untuk karyawan perusahaan Anda, segera hubungi MDI Tack selaku vendor pelatihan karyawan terbaik yang kemampuannya telah diakui oleh lebih dari 2000 perusahaan di Indonesia maupun ASEAN.

Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis dan temukan bagaimana kami dapat membantu Anda

Telp: (+62)851-7546-9337

Email: Training@mditack.co.id