Jadilah Orang Yang Asertif
Sikap asertif terhadap orang lain akan sangat membantu mengatasi tekanan yang ada. Bersikap terbuka secara obyektif di dalam mengemukakan apa yang kita rasakan akan menolong mencegah terjadinya konflik. Katakan perasaan yang sesungguhnya dengan baik, tanpa menyerang lawan bicara.
Apakah Anda seorang yang mempunyai kebiasaan berkomunikasi yang asertif? Sebelum melangkah lebih jauh, simak dulu dua situasi di bawah ini:
- Kebanyakan dari kita berpikir bahwa kita harus menyenangkan hati atau tunduk kepada orang lain. Jika kita menentang mereka, gelombang kekacauan akan datang.
- Jika seseorang mengatakan sesuatu yang tidak kita suka atau bertentangan dengan pendapat kita, maka kita sebaiknya diam saja. Lalu kita hindari dan putuskan komunikasi kita dengan dia.
Jika jawaban Anda menyetujui dua hal di atas, maka Anda masuk ke dalam kelompok orang yang kurang atau tidak asertif. Kebanyakan dari kita merasa “takut” untuk berbicara secara asertif, karena di dalam bayangan kita hal itu akan terdengar “menentang” lawan bicara. Hal ini sering kita hindari, apalagi pada saat berbicara dengan atasan atau pasangan. Sering kali kita mengalah demi menghindari konflik dengan prinsip “lebih baik mengalah untuk menang.”
Seorang yang asertif adalah orang yang memiliki kemampuan mengekspresikan perasaannya dan menegaskan hak-haknya dengan sikap yang benar serta menghormati orang lain.
Begitu juga ketika sedang rapat, jangan ragu untuk menyampaikan ide secara jelas. Dalam hal ini, sebaiknya Anda tidak terlalu terburu-buru. Dengarkan dulu pendapat-pendapat yang disampaikan rekan kerja Anda sehingga Anda bisa mengarahkan dan menyelaraskan pendapat Anda dengan rekan lainnya. Bila Anda terburu-buru dan tidak percaya diri, penyampaian cenderung terlalu singkat atau justru terlalu panjang namun tidak jelas.
Lalu bagaimana caranya menjadi pribadi yang asertif?
Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
- Perhatikan bahasa tubuh: Kepercayaan diri salah satunya ditunjukkan dengan kontak mata yang intens dan pantas ketika berhadapan dengan lawan bicara.
- Berpikir positif: Yakinlah bahwa pekerjaan Anda akan berdampak baik dan selesai tepat waktu. Hal ini perlu dipraktikkan agar Anda bisa lebih percaya diri.
- Bersikap konsisten: Teguh terhadap keputusan yang telah diambil dan belajarlah untuk menerima segala konsekuensinya.
- Bersikap jujur dan berani berkata “tidak”: Latihlah diri untuk jujur dan berani menolak hal-hal di luar tanggung jawab atau wewenang Anda.
- Berlatih bersikap tegas: Terapkan kebiasaan ini dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat berinteraksi dengan rekan kerja.
Jadilah pribadi yang asertif sehingga Anda dapat menjalani apa yang benar-benar ingin Anda lakukan. Ikuti pelatihan Assertiveness & Self Confidence.
Baca juga: Apakah Anda Berperilaku Asertif?
MDI NEWS No. 222/XXII/Februari 2016
Informasi Pelatihan & Training Korporat:
Untuk informasi dan jadwal training lebih lanjut, silakan hubungi kami di nomor +62 851-7546-9337 atau kirimkan email ke info@mditack.co.id.
