Video Learning Metode Pembelajaran untuk Generasi Digital

Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Media video adalah media yang menyajikan informasi dalam bentuk suara dan visual. Artikel ini di awali dengan pengertian mengenai video dan media, karena kita akan membahas mengenai video learning.

Saat ini dunia pelatihan sudah semakin berkembang dengan sangat pesat. Cara belajar saat ini bukan hanya melalui pertemuan secara langsung tetapi juga sudah mulai dapat di lakukan secara online. Salah satu dari sekian banyak cara belajar online adalah dengan video learning. Nah kita awali dengan pengertian apa itu video learning. Video learning adalah metode pembelajaran yang menggunakan video yang telah direkam untuk membantu dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan pendekatan ini kita dapat memberikan stimulus pada tiga bagian penting dalam pembelajaran yaitu emotional, intellectual dan psychomotoric.

Video learning adalah salah satu metode pembelajaran yang di rasa cocok untuk generasi digital sekarang ini karena tiga alasan berikut ini:


a. Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan membuat peserta semakin bermotivasi untuk belajar.
b. Membuat peserta lebih gampang mempelajari dan memahami sebuah materi belajar.
c. Membuat peserta lebih tertarik untuk membuat video pembelajaran sesuai dengan materi yang ingin mereka sajikan.

Secara garis besar Video Learning adalah salah satu metode yang bisa di gunakan dalam pembelajaran dan tentunya hal ini dapat di lakukan dengan tidak kaku melainkan dengan blended method. Sehingga ada keseimbangan dalam metode pembelajaran komvensional dengan Video Learning.

Kelebihan yang dimiliki Video Learning di antaranya adalah visual dan fleksibel. Visual maksudnya peserta akan merasa tertarik karena terdapat gambar, dimana jika dibandingkan dengan metode pembelajaran lain (selama daring) yakni menggunakan WhatsApp dan Google Classroom yang tidak memiliki gambar atau visual akan lebih digemari oleh peserta.

Kegiatan belajar melalui video mampu marangsang keterlibatan indera, sehingga akan membuat lebih cepat paham materi. Karena otak manusia terhubung untuk melacak Gerakan dan tertarik pada Gerakan, video dapat membuat sesuatu menjadi lebih menarik daripada sekedar teks.

Selain itu metode pembelajaran video juga bersifat fleksibel. Yakni peserta dapat menjangkaunya kapan saja. Termasuk peserta yang tinggal di daerak kurang sinyal yang biasanya harus pergi ke tempat tertentu dahulu untuk mendapatkan sinyal. Peserta tersebut tetap dapat menonton atau mempelajari materi lewat video meski ia tidak berada di tempat dengan keberadaan sinyal karena videonya telah di unduh dan bahkan materinya dapat di tonton berulang-ulang.

Pembelajaran daring melalui video juga dapat membentuk peserta menjadi mandiri.

Dari yang sebelumnya selalu di beri tahu, kini menjadi mencari tahu. Hal ini sesuai dengan empat pilar pembelajaran UNESCO, yakni Learning to Know, Learning to Do, Learning to be, and Learning to Live Together. Dunia pendidikan harus kembali mengajarkan cara belajar (Learning to Learn), bukan lagi belajar tentang sesuatu (Learning What to Learn) hal ini di samping menjadikan peserta didik mandiri, pembelajaran daring melalui video ini juga membuat peserta untuk fokus. Namun terdapat hal yang harus di perhatikan yakni karena hal tersebut bersifat mandiri, pengajar harus betul-betul memperhatikan materi yang di berikan.

Kekurangan video learning

kekurangannya adalah pengajaran di lakukan dengan satu arah, oleh karena itu video yang di buat harus bersifat interaktif. Ada bagian dimana kita meminta peserta untuk membuat sesuatu yang sebelumnya telah kita contohkan. Atau juga menyematkan pertanyaan-pertanyaan yang membuat pelatihan tidak terlalu terasa satu arah.
Penasaran dengan keseruan di dalam pelatihan dalam bentuk video learning, jangan ragu untuk segera menghubungi kami, untuk tahu lebih banyak. Seperti apa pelatihan menggunakan metode online yang di sajikan dalam bentuk video learning.

Bersama kami rasakan perjalanan sebuah pelatihan yang berbeda .
Management Development International

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *