Kenapa Training Online Kini Semakin Diminati Dibanding Training Offline?

Untuk sementara waktu, training online telah menjadi pilihan yang baik bagi banyak orang, termasuk pagi devisi learning. Dikarenakan berbagai alasan yang membuat kita semua tidak bisa mengakses training offline (training tatap muka).

Dan meskipun masih ada beberapa orang yang meragukan kefektifan training online, ternyata dengan berkembangnya teknologi dan pedagogi yang mendukung pembelajaran online, membuat transformasi training online menjadi jauh lebih baik selama dekade terakhir.

Berdasarkan pengalaman MDI mengadakan training online, banyak dari kalangan peserta yang mengatakan bahwa engagement-nya seakan sama bahkan mengungguli kelas tradisional (offline).

Bukti keberhasilan ini menjadikan permintaan training online semakin meningkat, dan dirasakan mampu memberikan manfaat yang luas.

Hal ini juga diamini oleh sebuah riset yang dilakukan oleh Babson / College Board yang menunjukkan bahwa 77% pembelajaran virtual sama dengan atau lebih baik daripada tatap muka. Bahkan sebanyak 69% responden mengakui bahwa pembelajaran virtual adalah bagian penting dari strategi jangka panjang.

Mungkin Anda sendiri bertanya, kenapa Training Online kini semakin diminati? Ini jawabannya:

 Training online membutuhkan lebih sedikit investasi waktu

Seperti yang Anda tahu, jauh sebelum pandemic berlangsung banyak peserta yang menunda mendaftar training offline karena investasi waktu yang diperlukan. Bukan hanyak peserta, tapi juga perusahaan yang mengalami hal demikian ini.

Dan hal ini terjadi bukan hanya pada satu perusahaan saja, tapi hampir semua perusahaan. Apalagi jika perusahaan tersebut sudah multi nasional, dan pesertanya lintas devisi dan diikuti dari berbagai wilayah (ada yang dari Surabaya, Jakarta, Bandung).

Tutor memiliki kontrol yang penuh

Banyak orang awalnya meragukan pembelajaran secara virtual atau online training karena cenderung digunakan sebagai formalitas saja. Padahal, semua itu tergantung tutor atau fasilitator yang akan conduct pembelajarannya.

Untuk itu, tim MDI selalu menekankan kepada peserta training online untuk selalu menyalakan video selama sesi berlangsung. Hal ini selain bisa membuat tutor bisa mengidentifikasi kehadiran dan keikutsertaan mereka, juga bisa menentukan aktivitas pendukung dalam menyampaikan materi. Dan tanpa disadari, training online pun akan berjalan secara lancar dan efektif.

Investasi bikin happy, transfer knowledge pun teratasi

Jika bayangan Anda saat ini ingin melakukan training offline, MDI pun sepenuhnya akan mengakomodir sesuai dengan permintaan Anda. Namun, Anda harus siap dengan konsekuensi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pihak hotel (jika training berlangsug di hotel).

Secara umum, peserta tidak lagi bisa duduk satu meja. Karena semuanya akan di atur untuk menjaga jarak. Jika biasanya 1 ruangan bisa digunakan 30 orang, maka kali ini ruangan hanya bisa digunakan 10-15 orang. Artinya, jika ada 30 peserta, maka Anda perlu membuat 2 kelas. Yang tentu saja, akan berimbas pada investasi yang Anda keluarkan.

Namun, lain hal jika training online yang Anda pilih. Anda tetap bisa melaksanakannya dengan kapisitas 30 orang (maksimal, agar kelas bisa berjalan secara efektif).

Nah, berkaitan dengan materi, tentu Anda tidak perlu khawatir. Mengingat MDI Tack merupakan vendor training yang sudah berpengalaman lebih dari 27 tahun, dan sudah memberikan kelas untuk berbagai perusahaan di Indonesia, dengan berbagai tema: pelatihan kepemimpinan, pelatihan penjualan yang dibutuhkan saat masa pandemic seperti ini, pengembangan SDM, pelatihan karyawan, dsb.

Dan semua topic di atas, bukan hanya dibawakan secara online atau offline saja, tapi juga dengan metode lain yang tentunya seru, yaitu dengan Video Learning dan juga Blended Learning.

 

Oleh: Arif Hidayat – Fasilitator MDI Tack

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *