Kenapa Blended Learning berbeda dengan E-Learning

Kenapa Blended Learning berbeda dengan E-Learning? Metode e-learning menjadi inovasi yang menarik di dunia pendidikan & pelatihan saat era new normal ini. Banyak peserta yang menyambut dengan gembira metode ini dikarenakan sangat memudahkan para peserta dalam menerima pembelajaran yang disasar walaupun metode ini tidak memiliki interaksi secara langsung.

Namun perlu diketahui, dalam proses belajar/pelatihan dibutuhkan proses pembelajaran dua arah antar fasilitator dan peserta. Peserta juga memerlukan feedback dari fasilitator ketika proses pembelajaran sedang berlangsung. Hal tersebut menjadi isu tersendiri dalam metode e-learning. Bukan berarti metode e-learning tidak efektif diterapkan, bisa sangat diterapkan dengan pilihan modul tertentu yang sekiranya lebih layak diterapkan dengan metode e-learning.

Untuk itu, metode blended learning bisa menjadi solusi di era new normal ini. Metode pembelajaran yang dituntut untuk sangat minim mengadakan pertemuan tatap muka. Banyak yang mengetahui metode blended learning dicirikan dengan perpaduan offline learning (tatap muka) dan online learning.

MDI memperkenalkan metode blended learning dengan kombinasi online learning. Simak yuk, apa saja sih kombinasi online learningnya:

Video Learning

Video Learning sebenanrnya bukanlah hal baru. Hal ini berisikan berbagai tips praktis & menarik untuk dapat diaplikasikan oleh para peserta dengan penyampaian yang sederhana dan pastinya dapat diingat dengan baik.

Podcast

Hal ini pasti sudah banyak tahu karena dengan podcast kita dapat mendengarkan kapan saja & dimana saja dengan sangat mudah, termasuk konten-konten edukasi, yang tentunya bisa meningkatkan kemampuan diri Anda.

VILT

VILT adalah singkatan dari Virtual Instructor Led-Training yang  merupakan metode pembelajaran via video conference. Metode ini yang umum diterapkan saat ini dan mampu melakukan pembelajaran secara dua arah dan terbilang efektif metode ini dilaksanakan

Telementoring

Metode pembelajaran ini via voice call. Umumnya digunakan jika peserta membutuhkan mentoring dengan cepat ke fasilitator dan bersifat informal metode ini serta dapat dilakukan kapan saja dengan perjanjian langsung ke fasilitator.

Assessment

Metode assessment ini juga diperlukan dalam proses pembelajaran saat ini. Karena dengan metode ini para fasilitator dapat mengukur tingkat kepahaman dan tingkat kesuksesan dari sebuah project yang sedang dijalankan oleh peserta.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *