SERU! Aktivitas Ini Patut Anda Coba Di Pelatihan Online

Hidupnya pelatihan online tentu menjadi harapan dari banyak orang. Baik dari orang yang memberi pelatihan, atau peserta pelatihan itu sendiri. Namun sayangnya, pembelajaran online sering kali terkesan membosankan, karena sifatnya monotone.

Hal ini tidak lain karena trainer, instruktur atau si pemberi pelatihan tidak mampu melibatkan peserta. Sehingga pelatihan online sifatnya pasif. Yang terjadi adalah hanya membaca materi, membolak-balik slide, dan mendengarkan ceramah panjang.

Nah salah satu cara untuk keluar dari pengalaman yang kurang menarik ini adalah dengan mencoba berbagai aktivitas seru, yang bisa Anda adaptasi dari pelatihan offline sehingga membuat pembelajaran menjadi lebih aktif.

Berapa lama pelatihan online berlangsung?

Sebelum Anda mencoba untuk membuat sebuah pelatihan online, salah satu hal yang perlu Anda pikirkan adalah berapala lama pelatihan tersebut Anda akan adakan. Ini akan tergantung pada tujuan atau hasil pembelajaran yang Anda inginkan. Semakin lama sebuah pembelajaran Anda rancang, maka semakin banyak variable aktivitas yang perlu Anda rencanakan.

Nah, tanpa berlama-lama, berikut adalah beberapa contoh bagaimana Anda bisa membuat pelatihan online secara menarik dengan menggunakan aktivitas:

  1. Menggunakan ice breaking ringan

Sebelum Anda memulai pelatihan online, ada baiknya Anda memiliki amunisi untuk meingkatkan ketertarikan peserta dan memecah kekakuan pelatihan yang awalya dianggap serius atau menegangkan.

Padahal konsep dari pelatihan online sendiri sebenarnya adalah santai. Nah, ice breaking sendiri merupakan permainan atau aktivitas yang pada umumnya ringan, dan lucu, sehingga mengundang tawa para peserta.

Sayangnya, tidak untuk pelatihan secara online Anda perlu sedikit memikirkan jenis permainannya. Sebab tidak semua pelatihan offline bisa Anda convert keladam pelatihan online.

Misalnya, Anda bisa menggunakan tebak gambar. Anda bisa menyediakan gambar yang unik, dimana Anda meminta peserta untuk mencari komponen terkecil dan samar di dalam gambar tersebut. Bagi yang berhasil, Ada bisa berikan poin.

Para peserta akan merasa lebih santai dan gembira jika telah melaksanakan aktivitas ice breaking. Akan muncul riuh kegembiraan yang bisa menimbulkan rasa semangat, minat dan juga keterlibatan semua peserta mampu menciptakan makna pemahaman dan juga ada nilai moral yang terkandun di dalamnya.

 

  1. Gunakan kuisioner atau polling

Layaknya pelatihan offline, metode kuisioner atau polling juga penting untuk Anda terapkan. Hanya saja, jika dalam pelatihan offline, kuisioner dapat Anda berikan dengan membagikan sebuah kertas.

Untuk membuat pelatihan secara online bisa lebih berkesan, Anda bisa menggunakan platform tertentu untuk membuat kuisioner atau polling. Nah, kuisioner atau polling ini harus sudah Anda siapkan terlebih dahulu.  Meski begitu, satu hal yang Anda harus perhatikan adalah kemudahan dalam mengaksesnya. Hal ini sangat penting untuk Anda ingat. Karena ketika kuisioner atau polling yang Anda berikan terkesan menyusahkan bahkan koneksi internat lambat, maka peserta akan kehilangan motivasi untuk menyelesaikannya.

 

  1. Diskusi dan tanya Jawab

Didalam proses pelatihan, sangat penting bagi Anda untuk mengikutsertakan audience secara aktif. Salah satu cara agar pelatihan bisa menjadi lebih hidup adalah dengan adanya metode diskusi kelompok. Hal ini bertujuan memberikan kesempatan kepada tiap-tiap audience untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalah secara rasional. Dengan keterlibatannya, audience akan mampu menerima konsep yang Anda sampaikan, dan mampu meraih prestasi yang diharapkan.

Dengan kata lain dengan diterapkannya metode diskusi, audience akan lebih berperan aktif dalam  pelatihan. Mereka juga akan mendapatkan hal yang lebih banyak, dibanding proses pembelajaran yang sifatnya hanya satu arah.

Untuk diskusi sendiri, Anda bisa membaginya dalam beberapa tahap. Yang pertama, disukusi dengan seluruh peserta. Kedua, diskusi kelompok kecil.

Jika menggunakan aplikasi meeting online seperti Zoom, Anda bisa membagi seluruh pesera kedalam Breakout Room. Nah, fitur ini sangat cocok untuk Anda sebagai pemberi pelatihan. Breakout Room ini akan mewadahi peserta yang pada awalnya join di Main Session (zoom besar), dibreakout menjadi beberapa kelompok (zoom kecil) untuk melakukan diskusi.

  1. Buatlah sebuah sebuah project

Project dalam sebuah pelatihan memiliki peranan yang sangat penting. Misalnya: (1) project dapat membangkitkan motivasi setiap audience, (2) project juga dapat mengembangkan keterampilan dasar melakukan eksperimen seperti mengamati, mengestimasi, dan mengukur; (3) project menjadi “wahana” pelatihan sebagai pendekatan ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bekerja bersama, bersikap kooperatif serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup; (4) project juga bisa menunjang materi pelatihan dengan memberikan kesempatan bagi audience untuk menemukan teori, dan membuktikan teori.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *