Seperti dilansir dari Kompas.com, banyak pelajar yang melaksanakan sistem pelatihan online sejak pertengahan Maret lalu, menyatakan jenuh dan bosan. Hal ini karena dipicu kurang kreatifnya sistem pembelajaran online itu sendiri.

Namun tidak hanya pelajar saja. Dalam dunia profisonal, hal ini juga hampir tidak terhindarkan. Setiap kali kami bertanya tentang pembelajaran online, banyak orang yang mental terlebih dahulu. Mereka beranggapan kurang menarik, bahkan bosan setelah mengikuti training online yang diadakan oleh perusahaan mereka. Tidak

Hal ini membuat MDI berusaha keras untuk menawarkan sesuatu yang baru, dan pengalaman baru dalam membuat training online lebih efektif. Tentu saja, setelah banyak klien yang mengikuti sesi dari MDI, banyak dari mereka merasa puas. Untuk itu, kami memiliki akan berikan beberapa tips yang dapat membantu Anda mencapai training online secara efektif.

Dan berikut ini adalah 3 cara paling ampuh meningkatkan efektifitas pelatihan online:

  1. Fokus Untuk Membangun Hubungan

Masalah utama yang menimbulkan kebosanan kepada audience adalah tidak adanya hubungan yang baik dengan audience. Dan fatalnya, trainer atau instruktur Anda tidak tahu cara melibatkan audiens secara online. Sekalipun Anda sangat fasih dalam penyampaian, materi dibuat dengn baik. Namun Anda tidak mamiliki kemampuan dalam membangun hubungan dengan audience, maka satu jam bagi audience yang mengikuti pelatihan Anda, adalah waktu terberat yang harus mereka keluarkan.

Untuk itu, libatkan audience Anda. Nah, cara terbaik untuk melibatkan peserta sejak mereka pertama join untuk kelas Anda adalah dengan membuat pretest atau survei. Kamudian, jika Anda menggunakan Aplikasi Video Conference, seperti Zoom, Anda bisa libatkan peserta dengan menggunakan fitur-fitur yang ada.

Misalnya, setiap 10 menit sekali, Anda bisa minta mereka kasih jempol atau tepuk tangan. Juga mempersilakan mereka untuk angkat tangan dengan menekan tombol rise hand, jika ada yang perlu ditanyakan.

Tetapi ingat, penting untuk membangun hubungan dengan peserta Anda sepanjang pelatihan berlangsung. Bukan hanya di awal atau akhir saja.

 

  1. Gunakan Screen Sharing dan Papan Tulis

Layaknya offline training, Anda juga bisa membuat peserta menikmati powerpoint, video, atau apapun yang sudah Anda siapkan Screen Sharing. Hal ini tentu akan membuat peserta lebih mau meluangkan waktu lebih lama untuk duduk dan menyimak pembelajaran dari Anda.

Dan agar tidak terlalu monotone, pelatihan Anda juga perlu divariasikan dengan tulisan tangan yang Anda buat. Hal ini bisa Anda lakukan setelah Anda stop screen sharing, dan berganti ke menu Papan Tulis ShowTime, pembelajaran jarak jauh jadi lebih menarik secara visual.

 

  1. Berikan ruang untuk mereka berdiskusi

Coba selangkah mundur dan ingat kembali saat Anda melakukan Training secara offline. Ketika Trainier atau fasilitator berbicara, peserta akan memperhatikan Anda, kuranglebih 30 menitan. Namun setelah itu, kebanyak peserta akan mulai kembali pada “keresahannya” masing-masing. Cek HP, ngantuk, dan sebagainya.

Seorang trainer harus mampu membaca kondisi ini. Karena itu, dibutuhkan aktivitas lain, agar peserta bisa terhubung tanpa merasa bosan apalagi tertidur. Nah, salah satu cara yang digunakan adalah dengan diskusi kelompok.

Focus Group Discussion ini merupakan metoda kualitatif yang mengeksplorasi pandangan dan persepsi dari sejumlah orang tentang suatu masalah yang dipandang penting oleh perusahaan. Dengan melakukan Focus Group Discussion akan memicu pemikiran-pemikiran baru yang selama ini tidak terpikirkan.

Lalu bagaimana caranya membawa diskusi kelompok di dalam training online? Jika Anda menggunakan aplikasi Zoom, atau Adobe  Connect, Anda bisa menggunakan breakout room.

Di sini Anda bisa membagi jumlah peserta, kedalam beberapa kelompok kecil, yang terdiri dari 3-7 orang, sesuai yang Anda inginkan. Lemparkan masalah yang relevan kepada mereka, untuk dibahas selama 10-menit menit.

Setelah selesai, seperti biasa, Anda bisa membuat mereka ke ruang utama atau main room, untuk berkumpul dan menyimak hasil diskusi dari tiap-tiap kelompok.

 

Nah, itulah 3 cara paling ampuh meningkatkan efektifitas pelatihan online. Dan jangan lupa untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi Anda dalam membawakan pelatihan secara online.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *