e-learning vs vilt

E-Learning dan VILT (Virtual Instructor-Led Training), keduanya adalah forum edukasi online yang sudah sering digunakan organisasi selama bertahun tahun untuk menekan biaya namun sekaligus meningkatkan hasil pembelajaran dan pengembangan SDM, tapi tahukah Anda perbedaannya?

E-Learning adalah konsep pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar dan mengajar. Dimana biasanya konten pembelajaran sudah direkam dan diunggah sebelumnya, sehingga peserta dapat mengaksesnya kapanpun dan dimanapun menggunakan smartphone atau laptop.

E-Learning lebih menyerupai transfer informasi secara online. Meskipun bisa dinilai sebagai hal yang sangat efektif dimana materi atau program yang diunggah dapat langsung dipelajari peserta dengan kecepatan belajar dan kesediaan waktunya masing-masing, namun didalamnya tidak menyertakan pengalaman belajar-mengajar 2 arah antara peserta dan fasilitatornya seperti untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi secara real-time.

Virtual training yang dipimpin langsung oleh fasilitator, secara karaktieristik merupakan sebuah kegiatan pembelajaran secara real-time yang memungkinkan peserta terhubung secara langsung dengan fasilitatornya dari manapun di seluruh dunia. Virtual training juga menerapkan interaksi dan diskusi antara fasilitator dan peserta, atau antar peserta itu sendiri.

Dengan virtual training, sejatinya Anda mencipatakan suasana kelas off-line namun diselenggarakan secara online (virtual), yang mana di jaman sekarang ini sudah sangat dimudahkan dengan tersedianya beberapa platform yang dapat digunakan untuk melakukan virtual training, sebut saja Zoom Meeting, Skype for Business, Cisco Webex Meetings.

Lalu metode apa yang paling ideal bagi organisasi Anda?

E-Learning dan virtual training keduanya adalah metode pembelajaran yang kuat khususnya untuk corporate learning, yang satu belum tentu lebih kuat dari yang lain. Kuncinya adalah, bagaimana membuat metode apapun yang dipilih menjadi efektif untuk berbagai jenis kebutuhan pembelajaran di organisasi Anda.

Jika memang yang dibutuhkan adalah konsistensi dalam penyampaian, informasi yang spesifik, E-Learning sepertinya akan lebih efektif. Tetapi jika yang dibutuhkan adalah program yang memerlukan pelatihan secara lebih mendalam namun berkendala untuk bertatap muka secara langsung, virtual training adalah pilihan yang tepat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *