Hambatan Coaching

hambatan coaching

Bukan suatu rahasia jika karyawan merupakan aset berharga bagi suatu perusahaan. Aset yang satu ini memang perlu perhatian dan pendekatan tersendiri mengelolanya. Selama ini apakah masih fokus untuk membuat karyawan nyaman bekerja, tidak cukup sekedar memberi gaji yang layak namun juga memberi perhatian atas setiap kesulitan mereka. Mencoba mengenal mereka secara personal dan membuat mereka bisa merasa perlu mengembangkan kemampuannya.

Coaching atau pelatihan karyawan perlu dilakukan secara berkelanjutan, setiap orang perlu diarahkan untuk dibimbing cara mempraktikan apa yang sudah dipelajari dari training atau program pengembangan lainnya.
Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa masih ada perusahaan yang tidak membudayakan coaching dalam lingkup pekerjaan dan masih terfokus pada target saja, bahkan ada juga yang beranggapan bahwa proses coaching akan berjalan dengan sendirinya sehingga program coaching menjadi terhambat.

Berikut ini hambatan coaching yang bisa terjadi di perusahaan Anda:

hambatan coaching

Memenuhi tugas kantor seperti laporan rutin, melaksanakan tugas dari atasan, ataupun mengecek pekerjaan anak buah. Dengan kesibukan ini seringkali mengatakan sibuk sekali sehingga merasa tidak ada waktu untuk mengerjakan hal lain dan melewatkan coaching. Sebenarnya dalam beberapa kali dalam seminggu kita punya waktu untuk sekedar browsing, chatting dan berinteraksi dengan anak buah ataupun rekan kerja. Terjebak dalam rutinitas pekerjaan membuat kita lupa bahwa ada anak buah membutuhkan coaching, sehingga saat terjadi masalah Andalah yang selalu harus menyelesaikannya. Tugas rutin sudah pasti dapat dijadwalkan dalam time planner kita, termasuk jadwal coaching yang harus rutin dilakukan.

hambatan coaching

Salah satu teknik untuk menciptakan “the best team” adalah menggunakan coaching technique.
Teknik coaching ini sendiri adalah proses pengarahan dari pimpinan kepada karyawan atau pegawai untuk menghadapi realitas lingkungan pekerjaan dan membantu karyawan menghilangkan kendala-kendala untuk mencapai kinerja yang optimal.

Jika saat ini belum cukup familiar dengan teknik coaching, Anda dapat mulai dengan membaca buku untuk memberikan referensi teknik coaching yang efektif atau dapat mengikuti “pelatihan coaching” sehingga bisa melakukan coaching efektif.

hambatan coaching

Sangat baik bila seorang leader mengetahui dengan baik anak buahnya, kepribadiannya, motivasinya, kebiasaan dan cara kerjanya dengan sangat baik. Namun perlu diperhatikan bahwa situasi di tempat kerja biasanya tidak selamanya tetap, dan cenderung berubah sesuai dengan kondisi pada saat itu. Perubahan tersebut bisa disebabkan karena adanya karyawan baru, adanya pekerjaan baru karena perubahan struktur organisasi, perubahan tugas, fungsi, perubahan sasaran organisasi, sering kali menjadi konflik di antara karyawan yang bisa merubah motivasi dan kualitas pekerjaannya. Dengan terjadinya kondisi-kondisi tersebut, seorang leader perlu dapat memberikan coaching kepada anak buahnya untuk mengatasi masalah tersebut, bisa dilakukan sendiri atau dengan menyewa coach profesional. Namun sebenarnya yang paling efektif adalah apabila leader bersangkutan dapat melakukan sendiri secara informal, selain dapat meningkatkan kinerja anak buah, coaching juga membantu meningkatkan kepercayaaan satu sama lain.

hambatan coaching

Kinerja anak buah sangat memuaskan membuat leader kadang kala merasa lebih tenang, bisa mendelegasikan tugas pada anah buah dan melupakan. Namun tahukah potensi apa yang bisa terjadi jika anak buah kita sudah berada dalam top performance-nya? Jika leader tidak cepat membaca sinyal ini, hanya ada dua kemungkinan; kinerjanya stuck atau dia bersiap untuk mencari pekerjaan lain, selama anak buah itu masih menjadi bawahan Anda maka menjadi tanggung jawab Anda untuk mengembangkannya. Coaching sangat penting dan perlu dilakukan meskipun kinerja anak buah sangat baik, karena saat melakukan coaching seorang leader biasanya akan menemukan potensi- potensi tersembunyi dari anak buah yang selama ini tidak disadari. Dengan coaching tak ada lagi pemikiran bahwa, “Dia sudah mampu! Saya hanya tinggal melihatnya berkembang sendiri”. Masih berfikir dua kali untuk melakukan coaching? Segera atasi hambatan yang terjadi dan segera jadikan coaching sebagai budaya perusahaan Anda.

MDI News No. 219/XXI/November 2015

Untuk informasi dan jadwal training kepemimpinan lebih lanjut silahkan hubungi kami di nomor 021-668 1571 atau 021-668 1572 atau kirimkan email ke training@mditack.co.id