Gamifikasi dalam dunia pelatihan karyawan

Kata orang, kenangan masa kecil adalah masa yang paling indah. Saya teringat dimasa tersebut bahkan kegiatan yang paling membosankan sekalipun bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Lalu saya berpikir apakah hal ini dapat dikaitkan dalam dunia pelatihan karyawan?

Saat ini kami di MDI banyak melakukan diskusi dan juga riset mengenai bagaimana sebuah unsur-unsur permainan dapat dipergunakan dalam dunia pelatihan karyawan. Ternyata cukup banyak hal didalam dunia permainan yang dapat kita terapkan dalam dunia pelatihan karyawan. Hal ini disebut sebagai gamification (pengaplikasikan unsur-unsur permainan ke dalam suatu kegiatan sehari-hari)

Sebagai salah satu bentuk solusi kami di MDI, saat ini kami memiliki sebuah aplikasi untuk memastikan adanya implementasi atau follow up setelah pelatihan karyawan dengan menggunakan konsep gamifikasi. Pada dasarnya, aplikasi ini mempunyai tiga komponen utama

  1. Fun

Aplikasi ini sangatlah menyenangkan karena berisi tantangan-tantangan yang menarik dan juga menggunakan sistem poin yang dapat ditukarkan dengan reward sehingga peserta sangat termotivasi

  1. Feedback

Seperti layaknya facebook atau social media lainnya, kita akan sangat senang memposting sesuatu apabila ada rekan kita yang memberikan kita feedback berupa like atau comment. Pada aplikasi ini, peserta dapat men-like atau juga meng-comment hasil postingan kita.

  1. Friend

Karena ada sistem poin, peserta dapat melihat berapa banyak poin mereka dan juga rekan kerja/bermain mereka sehingga ada semangat berkompetisi.

pelatihan karyawan menggunakan gametize

Kami percaya bahwa untuk bisa menjangkau dan memotivasi karyawan generasi Y atau milenial kita perlu menggunakan metode yang mereka sukai (tentunya tanpa mengorbankan konten). Dengan aplikasi ini, kita bisa terus membuat mereka melakukan apa yang kita minta mereka lakukan dengan prinsip permainan. Sejauh ini aplikasi ini sangat efektif kita gunakan untuk pembentukan budaya perusahaan dan juga pelatihan karyawan terutama untuk generasi Y.